16 Penyebab Masalah Kesuburan (Mandul) | Penyebab Mandul

Penyebab Mandul Apa Penyebab Mandul Yang Menyebabkan Mandul Penyebab Wanita Mandul Akibat Mandul

Kesuburan adalah kemampuan alami manusia untuk melakukan proses reproduksi. Jika seorang individu adalah individu yang subur maka individu tersebut bisa mendapatkan anak dengan melakukan perkawinan dengan individu subur lainnya.

Bagaimanapun juga gangguan kesuburan belum bisa dipastikan bahwa terjadi kemandulan (sterilitas), tetapi ketidaksuburan (infertilitas) memang mengurangi kemungkinan bahwa pembuahan yang sukses terjadi.

Gangguan pada kesuburan sangat menganggu kehidupan rumah tangga sepasang suami dan istri. Masalah kesuburan bisa menyerang siapa saja tanpa peduli pria atau wanita. Hal ini disebabkan oleh banyak sekali hal yang mempengaruhi sistem reproduksi pada wanita atau pria.

Mengapa Bisa Terjadi Infertilitas?

Pada wanita kualitas sel telur yang diproduksi setiap rata-rata 28 hari sekali, bisa saja dipengaruhi oleh banyak faktor sehingga kehamilan sukar terjadi.

Sementara pada pria meski mampu memproduksi sperma kapanpun ada waktu atau kondisi tertentu dimana kualitasnya menurun sehingga menyebabkan pembuahan sulit terjadi.

Masalah kesuburan bisa terjadi secara individual pada pasangan tertentu. Riset membuktikan bahwa dari seluruh masalah kesuburan, 40% di antaranya disebabkan karena si pria dan 40% diantaranya disebabkan karena si wanita.

Bagaimanapun juga 30% dari seluruh kasus kelainan kesuburan didapati pada sepasang suami istri. Tidak ada yang bisa disalahkan ketika pasangan anda mengalami kesuburan karena ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi tubuh manusia sehingga bisa menyebabkan ketidaksuburan.

Kapan Mulai Dinyatakan Tidak Subur?

Seorang pasangan atau individual dalam pasangan tersebut dapat dinyatakan infertil atau kurang subur ketika setelah 2 tahun menjalani pernikahan tidak juga terjadi kehamilan.

Pasangan yang menggunakan alat kontrasepsi tentunya tidak bisa dikategorikan sebagai infertil, karena mereka cenderung berusaha mencegah pembuahan.

Jika anda bersama pasangan anda mengalami situasi di atas tanpa menggunakan alat kontrasepsi maka anda harus segera berkonsultasi ke dokter bersama pasangan anda agar bisa diketahui siapa yang bermasalah, dan tentunya mendapatkan terapi medis untuk menyembuhkan kondisi tersebut.

Faktor-faktor Penyebab Mandul Pria

Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan terjadi infertilitas (kemandulan). Meski sebenarnya akar dari faktor-faktor tersebut adalah gangguan hormonal, tetapi ada beberapa faktor bebas yang disebabkan oleh kelainan atau faktor dari luar. Berikut penjelasannya dimulai dari kelainan pada kesuburan pria.

1. Terjadi Mutasi Genetik

Terkadang terdapat mutasi genetik pada pria dimana beberapa kromosom pria yang tidak normal menyebabkan kesuburan terganggu.

Salah satu gangguan genetik yang mungkin terjadi adalah cystic fibrosis atau mucoviscidosis. Penyakit tersebut adalah penyakit yang disebabkan karena autosom bersifat resesif. Penyakit ini menyebabkan banyak sekali gangguan tetapi salah satunya adalah infertilitas.

Salah satu gejala yang paling terlihat adalah penggembungan pada kuku jari. Selain itu terdapat gangguan genetik bernama sindrom Klinefelter dimana terdapat ekstra kromosom X pada kariotipe standar pria.

Kromosom X tambahan pada Sindrom Klinefelter juga menyebabkan gangguan hormon testosteron karena tekanan kromosom X yang menyebabkan infertilitas atau kekurang suburan.

2. Adanya Gangguan Hormonal

Gangguan hormonal juga merupakan masalah utama dimana seorang pria bisa mengalami infertilitas. Kelainan pada estost bisa mengurangi produksi sperma, atau kualitasnya.

Selain itu jika seorang pria mengalami kelainan hipofisis atau estoster maka kemampuan memproduksi spermanya akan lebih lemah dibandingkan pada pria normal.

Hormon ini dinamakan Luteinizing hormone yang merangksang spermatogenesis dan produksi testosterone. Hormon ini diproduksi di bagian hipofisis anterior.

3. Adanya Masalah Varikokel

Selain itu kelainan anatomi atau fisik pria juga bisa menjadi penyebab infertilitas. Misal saja ketika seorang pria terserang varikokel.

Pada varikokel, pampiniform plexus (kumpulan pembuluh darah vena pada saluran sperma) mengalami perbesaran secara abnormal. Hal ini disebabkan karena kelainan pada katup pembuluh darah atau terjepitnya pembuluh darah.

Hal ini membuat sperma tidak bisa keluar sehingga menyebabkan infertilitas. Gejala umum dari penyakit ini adalah benjolan pada skrotum.

4. Kelainan Anatomis Bawaan

Kelainan anatomis bawaan sejak lahir juga bisa menjadi penyebab sumbatan pada saluran sperma yang berujung infertilitas. Pada kelainan ini, saluran sperma tidak terbentuk secara maksimal ketika lahir.

Kelainan ini juga bisa terjadi akibat infeksi yang menyebabkan peradangan dan menyumbat aliran sperma. Infeksi bisa terjadi akibat serangan bakteri, atau virus yang menjangkit lewat penyakit menular seksual. Kelainan pada sistem transportasi darah juga bisa menyebabkan infertilitas.

Penis menggunakan darah yang mengisi pembuluh-pembuluhnya agar bisa terjadi ereksi. Penyakit yang mengganggu aliran darah seperti aterosklerosis bisa menyebabkan Impotensi. Pada aterosklerosis, pembuluh darah akan mengeras karena plak yang terakumulasi di dinding arteri.

5. Kebiasaan Merokok

Selain itu actor lain yang menyebabkan infertilitas pada pria adalah actor luar. Kebiasaan merokok bisa mengurangi kesuburan karena nikotin bersifat mengentalkan darah sehingga gangguan ereksi hingga impotensi bisa terjadi, sehingga kemampuan membuahi menurun.

6. Kebiasaan Mabuk

Selain itu mengkonsumsi minuman beralkohol juga dapat mengurangi jumlah estost estosterone yang dibutuhkan untuk produksi sperma. Sementara itu radiasi yang keluar dari berbagai macam alat elektronik juga bisa mengurangi konsentrasi sel sperma sehingga jumlahnya berkurang.

Gerakan dari sel sperma juga berkurang karena adanya radiasi dari luar, oleh karena itu kesempatan sel sperma untuk mencapai ovum sebelum mati jadi berkurang.

7. Konsumsi Obat Terlarang

Selain itu konsumsi obat-obatan terutama ormoneic, penenang, pereda rasa sakit, dan terapi hormonal juga bisa menjadi salah satu penyebab infertilitas karena mempengaruhi kondisi dan kestabilan ormone pada tubuh pria.

Faktor-faktor Penyebab Mandul Wanita

Sementara itu pada wanita, terdapat siklus yang menyebabkan pada masa-masa tertentu wanita akan kurang subur (tidak subur, ketidak suburan) sementara pada masa lainnya, wanita tersebut akan subur. Kesuburan pada wanita akan meningkat pesat selama beberapa hari saja, jadi pilihlah waktu subur saat akan berhubungan.

Biasanya dua hari sebelum dan dua hari sesudah ovulasi. Ovulasi adalah pematangan sel telur sehingga siap untuk dibuahi. Ketentuan ini tidaklah universal dan dialami secara berbeda-beda dari wanita yang satu dan lainnya.

Gangguan pada ormone bisa menyebabkan infertilitas pada wanita meski sebenarnya banyak sekali penyebab infertilitas pada wanita. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai infertilitas pada wanita, terpapar sebagai berikut penyebab infertilitas pada wanita.

8. Penyumbatan Saluran Telur (Ovarium)

Saluran telur atau ovarium dapat mengalami penyumbatan atau penutupan akibat penyakit menular seksual dan radang panggul yang menyebabkan sel telur tidak bisa ditemui oleh sel sperma.

9. Adanya Kista

Sumbatan pada saluran telur juga bisa terjadi karena kista. Kista adalah tumor jinak yang tumbuh pada dinding saluran telur yang merupakan benjolan berisi air, terkadang benjolan berbentuk seperti sekumpul buah anggur.

Kista tidak bisa menyebar ke jaringan lain sehingga tidak berbahaya dan dapat diatasi dengan mudah dengan pembedahan.

10. Masalah Endometriosis

Selain itu penyumbatan juga bisa terjadi akibat endometriosis. Pada penyakit ini hormon estrogen yang merangsang tumbuhnya jaringan endometrium terjadi kelainan sehingga pertumbuhan jaringan tersebut terjadi pada saluran telur.

Endometrosis adalah salah satu bentuk kista dan biasanya bersifat non-neoplastis atau akan kempis dengan sendirinya. Endometrosis bisa diatasi dengan terapi hormon, agar tidak terjadi hipoestrogenik atau kekurangan estrogen.

Meski tidak berbahaya, endometrosis menyebabkan rasa nyeri yang membuat wanita tidak nyaman.

11. Ketidakseimbangan pH

Selain itu kondisi kesehatan reproduksi wanita juga mempengaruhi kesuburannya. Kita tahu bahwa jika lendir leher rahim memiliki pH normal 3.5 hingga 5.5.

Jika keseimbangan terganggu dan lingkungan lendir leher rahim menjadi asam, maka sperma akan mudah mati. Jika lendir terlalu kental, gerakan sperma juga terbatas.

Jika sperma tidak segera membuahi sel telur dalam waktu dua hingga tiga hari, maka sperma bisa mati juga.

12. Melencengnya Posisi Mulut Rahim

Kelainan pada sistem reproduksi seperti melencengnya posisi mulut rahim sehingga tidak terhubung dengan vagina secara langsung, juga menyebabkan pembuahan tidak bisa terjadi.

Kelainan rongga rahim seperti pelekatan, miom, atau polip juga bisa menghambat kehamilan, jika terjadi kehamilan pun, viabilitas fetus menjadi berkurang. Kelainan-kelainan fisiologis ini biasanya terjadi karena bawaan atau infeksi tertentu pada organ yang terkait.

13. Berat Badan Terlalu Tinggi

Wanita yang memiliki berat badan yang tidak seimbang cenderung mengalami infertilitas. Ketika menstruasi, wanita membutuhkan 17% lemak tubuh pada awal periode, dan 22% sepanjang periode.

Lemak digunakan tubuh wanita karena mengandung enzim aromatase yang dibutuhkan dalam produksi hormon estrogen. Jika lemak terlalu sedikit maka kesuburan akan berkurang. Usia juga menjadi faktor yang mengurangi kesuburan wanita.

14. Usia Yang Bertambah

Wanita menjadi kurang subur ketika memasuki usia 35 tahun. Pengurangan ini akan terus terjadi hingga akhirnya terjadi menopause. Menopause adalah berhentinya siklus menstruasi secara fisiologi.

Hal ini berkaitan dengan berkurangnya produksi hormon pembentuk hormon yang digunakan untuk merangsang terbentuknya sel telur pada wanita.

15. Terjadinya Menopause

Proses pra-menopause terjadi umumnya pada saat wanita mencapai usia 40 tahun. Hal ini tidak bisa terjadi pada pria karena pria akan selalu memproduksi sperma terus-menerus sepanjang hidupnya.

16. Stress (Mental Tertekan)

Kondisi mental dan emosional wanita juga mempunyai peran yang sangat besar dalam infertilitas. Wanita sekarang semakin aktif dengan kehidupan supercepat dan kompetitifnya. Wanita jadi mudah sekali terkena stress.

Stress bisa menyebabkan gangguan ovulasi yang menyebabkan kualitas sel telur tidak maksimal. Sementara itu pada pria stress juga memiliki efek yang sama pada kualitas sel spermanya.

Stress juga menyebabkan kejangnya saluran telur dan menyebabkan terganggunya perpindahan sel telur. Selain itu stress juga mengurangi keinginan untuk melakukan sexual intercourse.

Jika tidak terjadi hubungan seksual bagaimana bisa seorang wanita bisa hamil?

Penyebab Perempuan Mandul Faktor2 Penyebab Mandul Mandul Karena Punca Mandul Faktor Penyebab Mandul

Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMengindari Gatal Berlebih Pada Perut Hamil
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKenali Gejala-gejala Penting Saat Hamil Muda
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHal – Hal Membuat Rasa Sakit Di Rahim Saat Hamil
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCara Mengurangi Nyeri Akibat Kontraksi
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »