6 Hormon Kehamilan Yang Perlu Anda Tahu | Hormon Kehamilan

Hormon Kehamilan Hormon Bagian Dari Plasenta Selama Masa Kehamilan Kondisi Hormonal Wanita Pada Kehamilan Tua Yaitu Hormon Yang Digunakan Sebagai Indikasi Dalam Tes Kehamilan Hormon Ibu Hamil

Kehamilan akan membuat tubuh bereaksi dengan adanya terjadi perubahan-perubahan fisik tubuh serta produksi beberapa jenis hormone tertentu.

Hormone yang dimaksud adalah hormone kehamilan. Hormone kehamilan ini diproduksi untuk mendukung tumbuh kembangnya janin selama berada di dalam kandungan. Penasaran apa saja hormone kehamilan yang dimaksud? Simak informasinya berikut ini.

1. Hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin)

Hormone kehamilan ini diproduksi sesaat setelah terjadi pembuahan. Hormone ini juga diperlukan untuk mendukung pertumbuhan plasenta yang berperan menyalurkan nutrisi dan oksigen dari tubuh sang ibu ke janin.

Hormone ini dihasilkan oleh Vili Chorialis (Chorionic Villi). Saat hormone ini diproduksi, hormone progesterone juga akan terus meningkat jumlahnya  hingga hari ke-70. Jumlah hormone progesterone kemudian akan berkurang selama sisa kehamilan.

Hormon ini memiliki fungsi tambahan yaitu menjaga imunitas tubuh selama masa kehamilan. Dan hormone inilah yang dapat dijadikan sebagai indikator pada alat-alat tes kehamilan.

Saat kadar hormone HCG pada air seni nmeningkat, alat tes kehamilan akan menunjukan dua garis yang menandakan positif hamil. Namun ada dampak yang kurang mengenakan bila kadar hormone HCG dalam kondisi tinggi, yaitu perut terasa mual dan ingin muntah, terutama pada trimester pertama di mana ibu hamil sering mual dan muntah.

2. Hormone HPL (Human Placental Lactogen)

Ada juga jenis hormone yang diproduksi oleh plasenta. HPL adalah hormone protein yang dapat menstimulasi pertumbuhan serta mengakibatkan perubahan metabolisme lemak dan karbohidrat.

Hormon HPL ini memiliki peranan yang sangat penting karena nantinya akan aktif sesaat setelah proses persalinan. HPL ini berperan penting dalam memproduksi ASI. Anda para calon ibu sebaiknya tahu bahwa kadar hormone HPL yang rendah bisa menjadi indikasi bahwa plasenta kurang berfungsi dengan baik.

Ada dampak munculnya hormon ini pada tubuh wanita yang tengah hamil, yaitu terjadinya perubahan pada bagian payudara di mana payudara wanita yang tengah hamil terlihat lebih besar, kencang, padat, dan berisi. Kemudian payudara juga akan terasa ngilu khususnya pada bagian puting akan terasa sakit bila disentuh.

3. Hormon Relaxin

Hormone kehamilan yang satu ini diproduksi oleh plasenta dan korpus luteum. Fungsi utama hormone relaxin ini adalah dapat memberikan efek relaksasi pada bagian sendi panggul dan juga dapat melembutkan bagian leher rahim.

Jadi hormone ini sangat bermanfaat untuk wanita hamil. Wanita hamil setidaknya akan berkurang rasa pegal di daerah panggul selama menjalani masa kehamilan.

4. Estrogen

Nah, nama hormone yang satu ini pasti sangat familiar. Anda sering mendengar istilah hormone estrogen. Hormone estrogen diproduksi oleh ovarium. Hormone ini  berperan untuk meningkatkan pertumbuhan saluran kelenjar susu (kelenjar mammae) yang sangat penting saat masa menyusui.

Selain itu, hormone estrogen juga mampu mengontrol proses pelepasan FSH dan LH. Fungsi lainnya dari hormone ini antara lain memicu adanya kontraksi pada rahim, menyebabkan otot-otot di bagian uterus menjadi lebih sensitif, dan membuat bagian vagina dan serviks menjadi lebih lentur, serta hormone estrogen mampu memperkuat dinding rahim saat terjadi proses persalinan.

Sebenarnya masih ada beberapa fungsi lainnya dari hormone estrogen, seperti misalnya dapat membuat jaringan-jaringan tubuh lebih lembut dan dapat menjaga fungsi organ genital, payudara, dan organ reproduksi.

Namun sayang dibalik banyaknya manfaat estrogen untuk tubuh wanita yang sedang hamil, terdapat dampak lainnya yang kurang baik untuk tubuh, yaitu diproduksinya hormone estrogen dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan cairan dalam tubuh sehingga terjadi penimbunan cairan di beberapa bagian tubuh.

Penimbunan cairan ini kemudian menimbulkan pembengkakan di beberapa bagian tubuh khususnya di bagian kaki. Kemudian dampak lainnya yaitu hormone estrogen sering menyebabkan sakit punggung pada wanita yang sedang hamil serta timbulnya varises pada kaki wanita hamil.

5. Progresteron

Hormone progesterone juga menjadi jenis hormone lainnya yang cukup familiar di telinga kita yang awam dengan dunia medis.

Tahukah Anda hormone progesterone mempunyai fungsi untuk menciptakan lapisan dinding rahim yang mana lapisan ini berperan untuk menahan plasenta yang terdapat pada bagian dalam rahim.

Fungsi lainnya dari hormone ini adalah dapat mengurangi dan bahkan mencegah kontraksi dan pengerutan otot-otot rahim sehingga persalinan dengan bayi premature dapat dihindari.

Dan fungsi yang terakhir dari hormone yang satu ini adalah membantu payudara agar lebih siap untuk memberian ASI pada bayi ketika sudah lahir nanti.

Pusing saat hamil adalah salah satu dampak meningkatnya produksi hormone progesterone. Kadar hormone progesterone yang tinggi di dalam tubuh dapat membuat pembuluh darah mengembang dan melebar.

Alhasil tekanan darah pun akan menurun sehingga sering membuat kepala pusing. Dampak lainnya yaitu melambatnya sistem pencernaan sehingga perut menjadi kembung dan timbul sembelit.

Adapun pengaruh lain dari meningkatnya kadar hormone ini yaitu menurunnya gairah seksual selama hamil, mempengaruhi suasana hati, mempercepat pernafasan, suhu tubuh menjadi meningkat, dan timbul rasa mual alias ingin muntah.

6. Hormon MSH (Melanocyte Stimulating Hormone)

Hormone MSH (Melanocyte Stimulating Hormone) dapat merangsang proses pigmentsi pada kulit pada wanita hamil.

Dampak yang ditimbulkan pasca diproduksinya hormone MSH ini oleh tubuh antara lain membuat warna puting susu menjadi lebih gelap, menjadikan daerah sekitar puting susu menjadi lebih gelap, terjadinya pigmentasi warna kecokelatan di daerah wajah, dan timbul pigmentasi kecokelatan di bagian tubuh tertentu seperti area linea nigra yaitu area pusar ke bagian bawah pusar.

Inilah beberapa jenis hormone kehamilan yang dihasilkan oleh tubuh ketika terjadi kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda, khususnya bagi Anda yang sedang hamil.

Hormon Yang Berperan Dalam Kehamilan Hormon Pada Ibu Hamil Hormon Bagian Dari Plasenta Hormon Yang Dapat Digunakan Sebagai Indikator Kehamilan Adalah Kondisi Hormonal Wanita Pada Kehamilan Tua

Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTips Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCara Ampuh Menanggulangi Gangguan Sesak Nafas Saat Hamil
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangApakah Kista Dapat Menyebabkan Kemandulan?
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangApakah Seorang Ibu Hamil Boleh Mengkonsumsi Durian?
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »