4 Tips Pemberian Obat Kepada Bayi Secara Aman | Pemberian Obat Kepada Bayi

Pemberian Obat Kepada Bayi

Kesehatan bayi sangatlah penting dan harus dijaga oleh orangtua agar buah hati dapat tumbuh serta berkembang dengan sehat.  Orantua perlu berhati-hati dalam merawat dan memberi makanan kepada bayi karena bayi masih sangat rentan terkena penyakit.

Namun meskipun orangtua sudah berhati-hati dan berusaha memberikan yang terbaik kepada bayi terkadang bayi masih terserang penyakit. Hal tersebut sering membuat para orangtua cemas terutama karena bayi tidak boleh diberi obat secara sembarangan mengingat pencernaan dan tubuh bayi masih sangat rentan.

Oleh sebab itu, orangtua harus mengetahui dengan baik obat yang akan diberikan kepada bayi dan bagaimana pemberian obat secara aman agar buah hati segera sembuh. Berikut ini beberapa tips pemberian obat kepada bayi secara aman:

Tanyakan Dan Cari Informasi Detail Resep Obat Bayi

Ketika bayi sedang sakit maka orangtua harus segera memeriksakan bayi ke dokter anak atau ahli kesehatan lainnya agar buah hati segera mendapatkan perawatan dan obat. Hal yang sangat penting untuk diperhatikan orangtua saat berkonsultasi dan berobat kepada ahli adalah mengetahui apakah obat yang akan diberikan kepada bayi aman. Tanyakan dan carilah informasi detail resep obat yang diberikan dokter untuk bayi sehingga mengerti kegunaan obat tersebut, apa saja efek samping obat, dosis yang harus diberikan, dan cara pemberian obat.

Tidak hanya itu saja, periksa tanggal kadaluwarsa obat atau jika memang tanggal kadaluwarsa tidak tertera pada obat maka tanyakan pada dokter atau apoteker yang memberikan obat. Selain itu, jika tidak mengerti atau tidak yakin saat akan memberikan obat kepada bayi dan bagaimana cara pemberiannya maka hubungi dokter atau ahli.

Berikan Obat Dengan Cara Yang Benar

Memberikan obat kepada bayi tidak bisa dilakukan sembarangan karena bayi mudah muntah jika tidak diposisikan dengan benar dan aman. Posisikan bayi dengan mendudukan bayi di pangkuan agar lebih mudah saat memberikan obat kepada bayi.

Berikan obat secara perlahan sehingga bayi tidak muntah, tetapi jika bayi muntah maka sebaiknya jangan langsung memberikan lagi obat kepada bayi dan tunggu sekitar 10 menit. Namun bila bayi terus muntah segera hubungi dan tanyakan kepada dokter apa yang harus dilakukan. Selain itu, berikan obat sesuai dengan aturan dan jangan mencampur obat dengan makanan atau minuman secara sembarangan.

Mencampur obat dengan makanan atau minuman belum tentu baik karena tidak semua obat bisa dicampur dengan makanan. Tidak hanya itu saja, dosis yang diberikan pada bayi menjadi tidak sesuai bila tidak semua minuman atau makanan yang dicampuri obat habis.

Berikan Obat Dalam Dosis Yang Benar

Dosis obat yang harus diberikan kepada bayi haruslah benar karena sangat berbahaya jika dosis yang diberikan tidak sesuai. Pemberian obat dengan dosis yang tidak tepat dapat menyebabkan penyakit bayi tidak kunjung sembuh dan bahkan penyakit bisa bertambah menjadi lebih parah.

Oleh sebab itu, bacalah aturan minum pada kemasan obat dan cari informasi berapa dosis yang benar dengan menanyakannya pada orang yang ahli seperti dokter atau apoteker. Hal yang harus dicermati dan diperhatikan sebelum memberikan obat kepada bayi agar obat yang diberikan sesuai dengan dosis yang benar dapat dilihat berikut ini:

1.     Baca aturan minum yang tertera pada kemasan obat dan cermati dengan baik semua hal yang tercantum di kemasan termasuk takaran obat untuk bayi serta berapa kali obat harus diminum.  Jangan terburu-buru karena bisa menyebabkan salah baca misalnya salah membaca satu sendok menjadi dua sehingga takaran dosis yang diberikan tidak sesuai dan berlebih.

2.     Perhatikan takaran obat yang akan diberikan kepada bayi agar dosis yang diberikan benar. Setiap obat memiliki takaran yang berbeda bisa satu sendok makan, satu sendok teh, atau satu milimeter. Berikanlah obat dengan takaran yang benar dan jika tidak paham seberapa takaran yang benar sebaiknya cari tahu terlebih dahulu atau bisa dengan menanyakan pada dokter maupun apoteker.

3.     Dosis dan takaran banyaknya pemberian obat bisa berdasarkan banyak hal seperti usia, berat badan, atau tingkat keparahan penyakit. Cari tahu berat badan dan usia bayi sehingga nantinya dosis yang diberikan benar dan sesuai.

4.     Obat yang akan diberikan kepada bayi bisa dalam berbagai bentuk namun umumnya berbentuk serbuk atau sirup. Jika obat yang harus diberikan dalam bentuk serbuk maka baca cara pemberian obat apakah harus langsung diberikan atau bisa dicampur dengan makanan. Kocok terlebih dahulu bila obat yang harus diberikan berbentuk sirup agar semua kandungan obat dapat diberikan dengan benar.

5.     Segera hubungi dokter atau ahli kesehatan jika takaran obat yang diberikan kepada bayi salah atau melebihi dosis yang seharusnya.

6.     Berikan dosis obat sesuai dengan petunjuk yang tertera atau yang dikatakan dokter maupun apoteker. Jangan sembarangan menambah atau mengurangi dosis obat karena sangat berbahaya bagi bayi. Selain itu, meskipun bayi sudah sembuh namun jika dokter mengharuskan obat dihabiskan maka berikanlah obat kepada bayi sampai obat habis sesuai dengan petunjuk dokter.

Beberapa hal di atas penting untuk dicermati supaya dosis obat yang diberikan kepada bayi sesuai dan benar. Jangan berasumsi sendiri atau mengikuti petunjuk orang lain yang tidak paham sehingga menyebabkan penyakit bayi menjadi lebih parah karena salah pemberian dosis obat. Berikanlah obat dengan benar sesuai dosis agar buah hati cepat sehat.

Simpan Obat Di Tempat Yang Sesuai Dan Aman

Sangat penting menyimpan obat di tempat yang sesuai dan aman untuk menjaga kebersihan obat. Obat perlu disimpan di tempat yang rapat dan tidak terkena cahaya matahari sehingga kemasan serta isi obat tidak rusak. Berikuti ini beberapa tips cara menyimpan obat yang aman:

1.     Simpan obat untuk bayi dan orang dewasa di tempat terpisah sehingga nantinya lebih mudah dicari jika obat diperlukan dan agar tidak tertukar.

2.     Gunakan tempat atau box asli obat untuk menyimpan obat dan masukkan juga seluruh petunjuk pemberian obat sehingga tidak hilang. Petunjuk aturan pakai obat sangatlah penting untuk mengetahui takaran dosis obat yang harus diberikan.

3.     Simpanlah obat di tempat yang sesuai dengan petunjuk yang tertera di kemasan atau tanyakan pada dokter maupun apoteker. Baca pada kemasan obat apakah obat harus disimpan di lemari es, lemari biasa, atau di tempat lainnya.

4.     Beri tulisan atau tempelkan keterangan pada setiap obat sehingga obat lebih mudah di cari ketika diperlukan. Keterangan yang sebaiknya ditulis adalah kegunaan obat, cara pemakaian, aturan minum, dan tanggal kadaluwarsa.

5.     Simpan dengan baik obat di tempat yang sesuai dan aman yang tidak bisa dijangkau bayi maupun anak-anak.

Beberapa cara di atas merupakan cara menyimpan obat dengan aman agar obat terjaga kebersihannya dan tidak rusak ataupun hilang sehingga dapat diminum lagi ketika diperlukan. Simpan obat dengan benar di tempat yang aman agar nantinya obat mudah dicari dan dapat diminum atau digunakan lagi saat diperlukan.

Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDoa menjelang persalinan hingga bayi lahir
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama Barang16 Tahapan : Ajarkan Bayi Makan Sendiri
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCara Mudah Atasi Hidung Bayi Yang Tersumbat
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »