8 Tanda dan Penyebab Keguguran | Ciri Ciri Keguguran

Ciri Ciri Keguguran Ciri Ciri Keguguran 2 Bulan Ciri Ciri Keguguran Usia 3 Bulan Ciri Ciri Orang Keguguran Ciri Keguguran

Wanita mana yang tidak sedih ketika harus mendapati kenyataan bahwa dirinya mengalami keguguran?

Pastinya semua wanita akan merasakan hal yang sama Bunda, entah itu trauma, stress ataupun sakit. Tak bisa dipungkiri Bunda, keinginan untuk menimang bayi mungil kesayangan harus pupus di tengah jalan.

Keguguran, adalah salah satu jenis kehamilan bermasalah. Masalah ini diistilahkan dengan miscarriage semacam ini memang riskan menghantui ketika usia kandungan masih kurang dari 3 bulan.

Persentase Terjadinya Keguguran

Presentase terjadinya keguguran pun cukup mencengangkan Bunda. Setidaknya sekitar 15-40% wanita hamil memiliki peluang terjadinya keguguran. Angka ini tentu semakin meningkat ketika usia kandungan di bawah 3 bulan, yaitu berkisar 60-75%.

Bila sudah memasuki usia kandungan di atas 3 bulan, peluang ini akan semakin menurun Bunda. Kuncinya, Anda hanya harus lebih berhati-hati ketika usia kandungan masih terhitung muda. Jangan terlalu sering melakukan hal berat yang menyita banyak energi.

Ciri atau Tanda Keguguran

Bunda, kebanyakan dari kita pastinya memang tidak ingin mengalami keguguran. Namun, bila hal ini terjadi tentu kita pun juga tidak bisa menolaknya. Sebelum hal ini terjadi, Anda tentunya harus mengetahui apa saja ciri keguguran terjadi bukan?

1.   Perdarahan

Umumnya perdarahan memang menjadi ciri paling umum untuk mengetahui terjadinya keguguran. Hal ini bisa saja berupa bercak-bercak Bunda, biasanya berlangsung sangat lama hingga perdarahan hebat di akhir.

Kondisi ini juga akan diikuti oleh jaringan robek yang turut keluar ketika perdarahan terjadi. Jadi, Anda bisa melihat bagian jaringan yang luruh bersama darah seperti jaringan di sekitar dinding rahim ataupun kantong ketuban yang pecah sebelum waktunya.

Perdarahan adalah salah satu dari 10 hal berbahaya yang terjadi saat hamil.

2.   Kram atau kejang di bagian perut

Rasa kram ini hampir mirip ketika Anda mengalami hari pertama haid atau datang bulan. Tapi bedanya adalah rasa kram yang berulang selama beberapa waktu. Periode yang cukup lama ini sering terasa di bagian sekitar panggul Bunda.

3.   Nyeri di bagian bawah perut

Bersamaan dengan kram, Bunda biasanya akan merasakan nyeri yang amat sangat di sekitaran perut, bawah panggul, selangkangan hingga daerah kewanitaan.

Hal ini akan terjadi cukup lama dan diikuti oleh gejala perdarahan lainnya. Rentang waktunya tak begitu lama hingga perdarahan, umumnya hanya berkisar hitungan jam ataupun hari.

Kunci utamanya tentu mengubah gaya hidup tidak sehat Bunda yang terbiasa merokok ataupun mengkonsumsi alkohol. Bila tidak ingin calon bayi harus terlahir sebelum waktunya, hal ini sudah menjadi kewajiban para Bunda.

Kesehatan janin pastinya dipengaruhi oleh kesehatan para Bunda juga. Tak ada salahnya mulai gaya hidup sehat jika menginginkan bayi sehat dan terhindar dari keguguran.

Faktor Penyebab dan Pencegahan Keguguran

Di antara para Bunda pastinya masih banyak yang penasaran, apa saja faktor penyebab keguguran ini terjadi? Untuk itu, berikut beberapa faktor yang telah dirangkum untuk Bunda.

4. Embrio yang terbentuk cacat biasanya akan dikeluarkan oleh tubuh dengan jalan keguguran

Hal ini bisa saja terjadi Bunda ketika diketahui adanya kelainan kromosom pada sperma ketika proses pembuahan tengah berlangsung. Kelainan janin ini pastinya tidak ditolerir oleh rahim dan tak akan bertahan lama di dalam rahim.

5. Untuk Bunda yang memiliki kelainan hormonal, ada baiknya memang berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk hamil.

Pasalnya, hormon prolaktin terlalu tinggi ataupun progesteron yang rendah bisa menyebabkan keguguran. Bukan hanya itu Bunda, kelainan pada sistem imunitas, adanya infeksi menahun hingga penyakit berat yang diderita turut berpeluang pada keguguran.

6. Miom ternyata juga bisa menyebabkan keguguran terjadi pada Bunda

Hal ini dikarenakan adanya gangguan pertumbuhan embrio yang tidak mungkin bisa diatasi. Selain itu, rahim yang lemah juga berpotensi besar terjadinya keguguran.

Kondisi rahim tak memungkinkan menahan pertumbuhan janin yang semakin berat, Umumnya, janin hanya mampu bertahan hingga trisemester pertama.

7. Hindari bersentuhan dengan bulu kucing Bunda, karena bisa menyebarkan virus TORCH.

Selain itu, Bunda juga harus waspada akan virus HIV dan hepatitis yang berpotensi pada keguguran.

8. Sudah seharusnya mengubah gaya hidup Anda Bunda bila memutuskan ingin memiliki momongan.

Nah, untuk itu hindari rokok, konsumsi minuman beralkohol dan menu makanan tak sehat. Pasalnya obesitas juga turut mempengaruhi kesehatan jani.

Selain itu, usahakan untuk memiliki bobot tubuh yang seimbang, jangan terlalu kurus karena mampu mengganggu produksi hormon.

Ciri Keguguran 3 Bulan Ciri2 Keguguran Tanda Tanda Keguguran 1 Bulan Keguguran 3 Bulan Ciri Keguguran Usia 1 Bulan

Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTips Menghindari Kelahiran Prematur
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHal – Hal Membuat Rasa Sakit Di Rahim Saat Hamil
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHindari Preeklampsia Untuk Janin Lebih Sehat!
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBahaya Yang Mengancam Kandungan
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »