Hindari Preeklampsia Untuk Janin Lebih Sehat!

Menjaga kesehatan kandungan selama masa kehamilan pastinya menjadi fokus setiap pasangan. Mereka tentu menginginkan buah hati yang nantinya terlahir normal, sehat dan sempurna, tak kurang sesuatu apapun.

Tak salah bila akhirnya banyak ibu hamil yang sebelumnya memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi mencoba gaya hidup sehat. Tujuannya tentu tak lain dan tak bukan untuk meminimalisir bahaya yang terjadi selama masa kehamilan, baik bagi sang ibu maupun janin.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi karena peningkatan tekanan yang terjadi pada organ jantung. Jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh harus bekerja ekstra dan menyebabkan tekanan darah menjadi tidak stabil.

Umumnya tekanan darah tinggi wanita terjadi pada angka 140/90 mmHG atau tekanan sistolik 140 mmHG dan tekanan diastolik 90 mmHG. Biasanya hipertensi semacam ini terjadi pada wanita yang hamil di usia kurang dari 20 tahun atau diatas 40 tahun ataupun kehamilan kembar dan kehamilan pertama.

Seperti yang kita ketahui, hipertensi seringkali disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat. Entah itu dikarenakan kebiasaan mengkonsumsi alkohol, merokok, garam yang berlebihan ataupun stres. Pola hidup yang demikian secara tidak langsung akan memperberat sistem kerja jantung dan berakibat pada hipertensi.

Secara medis, hipertensi ini disebut sebagai hipertensi primer atau essensial. Penyebab lainnya bisa pula akibat berat tubuh berlebih yang disebabkan timbunan lemak dan faktor keturunan.

Sedangkan hipertensi sekunder adalah tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh kelainan pada organ ginjal ataupun jantung. Mengalami hipertensi sekunder dan primer tentu membutuhkan perawatan dan pengobatan yang berbeda.

Tanda-tanda Preeklampsia

Terutama saat sang ibu tengah hamil dan berpotensi mengganggu kesehatan janin maupun ibu. Sayangnya, adapula hipertensi berbahaya yang ditakutkan terjadi selama masa kehamilan, yakni preeklampsia atau keracunan kehamilan.

Kondisi tersebut ditandai dengan edema, hipertensi atau tekanan darah tinggi dan proteinutria yang disebabkan oleh kehamilan. Preeklampsia yang dibiarkan tanpa penanganan serius dapat membahayakan janin dan berakibat fatal.

Umumnya ditandai dengan kenaikan tekanan darah sistolik sebesar 30 mmHG atau mencapai 140 mmHG. Sedangkan tekanan diastolik meningkat sebesar 15 mmHG dan mencapai angka 90 mmHG. Jika terjadi hal demikian, ada baiknya Anda memang berhati-hati dan mengikuti saran dari dokter.

Tanda-tanda preeklampsia lainnya adalah edema atau terjadinya pembengkakan pada beberapa bagian tubuh, seperti wajah, jari kaki ataupun tangan. Edema seringkali diakibatkan oleh penimbunan cairan dan terhitung berlebihan pada tubuh ibu hamil.

Untuk menandai edema sendiri sebenarnya tidaklah sulit, yakni dengan menandai kenaikan berat badan setiap minggu. Bila Anda mengalami kenaikan berat badan sebanyak 1 kg setiap minggu, bisa jadi Anda mengalami edema.

Preeklampsia bisa pula ditandai oleh proteinutria, yakni urin yang terdeteksi mengandung konsentrat protein. Dimana konsentrat protein lebih dari  0,3 gram/liter atau urin yang tidak mencapai 400 ml dalam sehari. Dengan kata lain, urin yang dikeluarkan oleh ibu hamil setiap harinya sangatlah sedikit.

Sayangnya, sampai sekarang tidak diketahui secara pasti apakah penyebab preeklampsia pada ibu hamil. Walaupun begitu, Anda tetap bisa melakukan pencegahan terbaik, agar tak membahayakan janin maupun Anda.

Pencegahan Preeklampsia

Cara mencegah preeklampsia terbaik tentu saja dengan menerapkan pola hidup sehat. Anda harus mulai terbiasa mengurangi asupan garam dalam setiap makanan yang hendak dikonsumsi. Ubah pula kebiasaan meminum alkohol dan mengkonsumsi rokok yang selama ini dilakukan.

Tak hanya itu, ganti pula makanan yang mengandung hidrat tinggi dengan makanan yang mengandung protein. Anda pun bisa memilih olahraga ringan yang disesuaikan dengan kondiis kehamilan Anda.

 

Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTips Menghindari Kelahiran Prematur
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHal – Hal Membuat Rasa Sakit Di Rahim Saat Hamil
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBahaya Yang Mengancam Kandungan
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »