10 Hal Berbahaya Terkait Kehamilan, Persalinan dan Nifas | Akibat Usia 4 Bulan Mau Melahirkan

Akibat Usia 4 Bulan Mau Melahirkan Jurnal Pengaruh Lama Persalinan Ke Ibu Dan Bayi Kehamilan Persalinan Dan Nifas Kemungkinan Melahirkan 10 Bln Kemungkinan Yang Terjadi Ketika Hamil 9 Bulan

Kehamilan adalah suatu keajaiban yang dinanti oleh banyak pasangan menikah. Oleh karena itu, selama masa kehamilan perlu diperhatikan kondisi calon ibu supaya janin dalam kandungan juga tumbuh sehat dan bisa lahir normal.

Setiap calon orang tua tentu mengharapkan selama kehamilan, kondisi baik ibu dan janin sehat sehingga bisa melewati persalinan dengan lancar dan masa nifas yang normal. Pada kondisi tertentu, ada kemungkinan kondisi kesehatan ibu yang tidak baik dan ini mempengaruhi kondisi janin pula.

Hal ini, tidak hanya bisa terjadi selama kehamilan namun juga persalinan dan gangguan nifas. Sedikitnya, terdapat kemungkinan gangguan pada saat hamil, persalinan atau nifas yang terjadi pada 15 hingga 20 dari 100 ibu hamil.

Gangguan ini perlu diwaspadai supaya baik ibu maupun janin dapat diselamatkan dan mendapat penanganan medis dari yang berpengalaman.

Adanya Gangguan Adalah Tanda Bahaya

Gejala gangguan yang perlu diwaspadai dan segera ditangani mengindikasikan bahwa salah satu atau keduanya dalam bahaya. Gangguan ini bisa terjadi secara mendadak atau sudah bisa diprediksi.

Di sinilah pentingnya pengetahuan mengenai kehamilan yang bisa diperolehd dari berbagai sumber.

Pada gannguan yang mendadak atau disebut unpredictable disruption, pertolongan yang cepat dan segera harus dilakukan untuk menyelamatkan ibu maupun bayinya.

Selama hamil, perlu diwaspadai setiap kondisi yang tidak biasa sekecil apapun, supaya bila gejala gangguan terjadi, maka bisa segera dilakukan tindakan yang bisa menolong jiwa ibu dan bayi.

Tanda-tanda Bahaya Pada Kehamilan

Berikut ini, beberapa tanda yang perlu diwaspadai pada masa kehamilan, persalinan dan masa nifas, yang bisa membahayakan janin dan ibu.

1. Ibu hamil mengalami kesulitan untuk makan, tidak mau makan atau terus muntah

Rasa mual dan muntah memang gejala umum yang dialami kebanyakan ibu hamil, terutama pada masa kehamilan trimester pertama, dan hal ini merupakan keadaan normal.

Setelah melewati trimester pertama atau usia kandungan lebih dari 3 bulan, kondisi ini akan berangsur hilang dengan sendirinya.

Namun, apabila lewat 3 bulan, ibu tetap tidak mau makan, muntah yang masih terus terjadi dan kondisi ibu mulai lemah, ini merupakan gejala yang patut diwaspadai.

2. Berat badan ibu hamil tidak mengalami kenaikan

Pada kehamilan normal, berat badan ibu akan mengalami kenaikan sekitar 9-12 kg akibat janin yang tumbuh dan bertambahnya jaringan tubuh. Kenaikan berat badan akan mulai terlihat pada kehamilan usia 4 bulan hingga menjelang persalinan.

Bila pada akhir usia 4 bulan berat badan tidak naik dan pada akhir bulan masa trimester kedua, berat badan kurang dari 45 kg, kemungkinan pertumbuhan janin terganggu dan bisa berbahaya.

Kondisi ini bisa dipicu sang ibu kurang gizi atau mengalami penyakit serius yang menyebabkan gangguan pertumbuhan janin.

3. Pendarahan atau bleeding

Pendarahan yang terjadi selama kehamilan, persalinan atau masa nifas merupakan indikasi dari kondisi berbahaya yang dapat membahayakan baik ibu atau bayi.

Berikut ini, beberapa pendarahan yang bisa terjadi dan membahayakan salah satu atau keduanya baik ibu atau janinnya dan sangat perlu diketahui untuk mengantisipasi dan mengambil tindakan yang tepat supaya kedanya selamat.

  • Pendarahan sebagai indikasi dari keguguran.

Pendarahan melalui jalan lahir pada usia sebelum 3 bulan bisa disebabkan oleh keguguran dan hal ini cukup berbahaya.

Tidakan medis dari bidan atau dokter sangat diperlukan supaya janin masih bisa diselamatkan. Namun, apabila janin tidak tertolong, sang ibu masih perlu mendapatkan perawatan medis supaya kesehatannya terjaga.

  • Pendarahan yang terjadi melalui jalan lahir.

Dengan rasa nyeri hebat di perut bagian bawah pada wanita yang terlambat haid 1-2 bulan adalah kondisi yang gawat. Jiwanya bisa terancam dan harus segera dibawa ke rumah sakit sebelum terlambat.

  • Pendarahan bisa terjadi pada usia kehamilan 7-9 bulan.

Meskipun jarang terjadi, hal ini tetap merupakan hal serius yang perlu mendapat pertolongan medis, karena baik ibu atau janin kemungkinan terancam.

  • Pendarahan yang terjadi setelah melahirkan dengan cepat.

Perdarahan yang banyak dalam 1 jam merupakan penyebab kematian ibu yang paling sering dan  kematiannya dapat terjadi kurang dari 2 jam.

  • Pendarahan yang terjadi selama nifas lebih dari dua hari.

Biasanya diiringi dengan keluarnya cairan berbau juga merupakan kondisi berbahaya.

4. Pembengkakan pada tangan atau wajah, disertai rasa pusing yang dapat diikuti kejang

Pembengkakan pada area tangan atau wajah, mungkin merupakan gejala eklamsi atau keracunan kehamilan.

Pembengkakan memang wajar terjadi pada usia kehamilan 6 bulan ke atas dan terjadi di kaki atau tungkai bawah, namun bila terjadi di area wajah dan tangan.

Biasanya disertai pusing, kejang dan tekanan darah tinggi maka akan timbul kejang dan merupakan kondisi yang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian baik ibu maupun janin.

Pertolongan harus dilakukan secepatnya karena merupakan kondisi gawat darurat.

5. Gerakan janin mulai pasif, berkurang atau tidak ada

Gerakan janin, pada kehamilan normal bisa dirasakan pertama kali pada usia kehamilan 4-5 bulan dan gerakannya akan sering terasa. Gerakan janin yang sehat adalah yang teratur.

Bila merasakan gerakan yang berkurang, lemah atau bahkan berhenti dalam 12 jam, sebaiknya mencari pertolongan segera karena janin mungkin terancam.

6. Ada kelainan pada letak janin

Kelainan letak janin yang bisa terjadi adalah: sungsang dan melintang. Sungsang, yaitu kondisi dimana kepala janin berada di bagian atas rahim, terbalik dari kondisi normal, yang mana kepala janin berapa di bagian bawah rahim dan menghadap ke arah punggung.

Ketika waktu persalinan tiba, kepala bayi akan turun ke rongga panggul. Melintang merupakan kondisi dimana letak janin melintang di dalam rahim.

Selain itu, bila menjelang persalinan, ada bagian tubuh bayi di jalan lahir selain kepala, disarankan untuk ke rumah sakit.

Kelainan letak janin bisa terjadi hingga usia kehamilan 9 bulan dan disarankan untuk melahirkan di rumah sakit agar penanganan persalinan dapat dilakukan dengan baik karena bisa terjadi gangguan

7. Ketuban pecah sebelum waktunya

Ketuban yang pecah merupakan tanda menjelang persalinan, setelah diawali mulas dan keluarnya lendir bercampur sedikit darah. Ketuban yang pecah berupa cairan berwarna jernih kekuningan.

Bila cairan ketuban telah keluar namun ibu belum mengalami tanda persalinan, bisa terjadi infeksi dan membahayakan baik ibu maupun janin, karenanya perlu segera di bawa ke rumah sakit atau mendapat pertolongan medis secepatnya.

8.Persalinan yang lama

Persalinan normal biasanya berlangsung kurang dari 12 jam dari rasa mulas hingga bayi lahir. Kelahiran anak kedua biasanya prosesnya lebih cepat dari kelahiran pertama.

Apabila sejak rasa mulas, telah melewati masa 12 jam dan bayi belum lahir, maka tindakan medis perlu dilakukan supaya tidak terjadi pendarahan atau infeksi pada ibu.

9. Mengalami demam tinggi selama masa nifas

Wanita yang telah melahirkan akan mengalami masa nifas, kurang lebih selama 42 hari setelah kelahiran.

Bila pada masa nifas, ibu mengalami demam tinggi selama lebih dari 2 hari disertai keluarnya cairan dari lubang rahim yang berbau, ini merupakan kondisi terjadinya infeksi jalan lahir yang menyebabkan liang rahim tetap berdarah dan bisa mengancam jiwa ibu.

Karenanya segera meminta pertolongan medis untuk ditangani.

10. Adanya penyakit dari ibu yang mempengaruhi kehamilan

Kehamilan sangat tergantung pada kondisi ibu. Apabila kondisi sang ibu sehat baik secara fisik maupun mental, maka kesehatan dan pertumbuhan janin dalam kandungan juga baik.

Sebaliknya, bila sang ibu mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit yang lama dan merugikan kehamilan, kesehatan dan bahkan kehidupan janin juga terancam.

Pada kondisi ini, pantauan medis harus selalu ada dan mendapat penanganan yang semestinya. Penyakit yang mempengaruhi kesehatan kehamilan seperti : penyakit jantung, anemia akut, TBC, Malaria dan infeksi pada saluran kelamin.

Penutup dan Kesimpulan

Beberapa tanda bahaya yang terjadi selama kehamilan, persalinan dan masa nifas di atas perlu diperhatikan dan diketahui dengan baik utnuk menghindari hal yang tidak diinginkan  karena bisa mengancam jiwa ibu maupun bayi.

Sebagian besar gangguan dengan gejala berbahaya seperti di atas memerlukan tindakan medis yang cepat dan segera supaya baik jiwa ibu maupun bayi bisa terselamatkan.

Lemah Kandungan Bahaya Untuk Melahirkan Masa Nifas Melahirkan Usia 5 Bulan Melahirkan 8 Bulan 10hari Nifas 3 Minggu Normal Ga Keguguran Nifas Untuk Lahiran Kandungan 5 Bulan

Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTips Menghindari Kelahiran Prematur
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHal – Hal Membuat Rasa Sakit Di Rahim Saat Hamil
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHindari Preeklampsia Untuk Janin Lebih Sehat!
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBahaya Yang Mengancam Kandungan
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »